Nokia 215 Ponsel Internet Super Murah

https://i1.wp.com/portal.cbn.net.id/UserFiles/Image/cybershopping/Lain-Lain/2015/Januari/microsoft.jpgJakarta – Meski merek Nokia sudah dihilangkan untuk deretan smartphone seri Lumia, Microsoft Devices masih memproduksi ponsel dengan label Nokia. Yang terbaru salah satunya adalah Nokia 215.

Melanjutkan komitmen ‘connect the next billion’ yang digaungkan Nokia beberapa waktu lalu, handset ini pada dasarnya adalah menyajikan ponsel dengan konektivitas internet ke pasar luas dengan harga murah.

Microsoft bahkan mengklaim ini adalah ponsel internet super murah dengan banderol USD 29 atau sekitar Rp 300 ribuan. Perangkat ini juga menawarkan fitur dual SIM dan ada pula pilihan single-SIM.

Seperti detikINET kutip dari IT Pro Portal, Selasa (6/1/2015), Nokia 215 mengedepankan kelebihan yang menjadi ciri khas Nokia sejak dulu, yakni kokoh dan awet. Pada ponsel ini sudah disediakan Opera Mini, mesin pencarian Bing, Facebook serta Twitter sebagai aplikasi umum yang digunakan para pengguna ponsel yang baru beralih ke ponsel internet.

“Dengan ponsel dan layanan digital kami yang sangat terjangkau, kami melihat kesempatan untuk menghubungkan miliaran orang ke internet untuk pertama kalinya,” kata Corporate Vice President Microsoft Devices Jo Harlow.

“Nokia 215 sangat sempurna untuk mereka yang baru beralih ke mobile device atau yang menginginkan naik ke tahapan menikmati layanan media sosial dan digital terjangkau, seperti Facebook dan Messenger,” tambahnya.

Karena bermain di segmen low end, memang tidak ada yang istimewa dengan spesifikasinya. Ponsel ini punya layar QVGA 2,4 inch, menawarkan talk time hingga 20 jam serta FM radio playback hingga 45 jam.

Nokia 215 punya kamera VGA, fitur senter untuk penerangan dan slot microSD hingga 32GB. Beratnya ringan hanya 79 gram. Tersedia dalam tiga pilihan warna yakni hitam, putih dan hijau terang.

Ponsel internet murah ini akan dijual di sejumlah negara Eropa, Timur Tengah dan Afrika serta tentunya pasar Asia. Nokia 215 dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama tahun 2015 ini.(detik)

Iklan