Hati-hati! Apa Bayi Perlu Dibedong? Ikuti Ulasan Berikut Agar Anda Tidak Keliru Yang Berakibat Fatal

http://ift.tt/1w8asCp

<!– BEGIN JS TAG – Suaranews.com NEWS INDO Display Rev Share

Membedong merupakan istilah di negeri kita untuk ‘membungkus’ bayi dengan kain. Kain yang digunakan pun biasa disebut dengan kain bedong. Beberapa manfaat membedong bayi, antara lain:

Membantu bayi Anda agar tidak terganggu dengan gerakan kejut yang biasa dikenal dengan refleks Moro
Membantu bayi Anda untuk tetap hangat, terutama pada hari-hari pertama dalam kehidupannya. Nantinya secara berangsur, tubuhnya akan menyesuaikan dengan lingkungan sekitar, sehingga kain bedong tidak diperlukan lagi
Membantu menenangkan bayi Anda
Ketika bayi Anda dibedong dengan benar, dia akan merasa hangat dan aman, dan bedong pun berguna untuk menenangkan si kecil ketika dia menerima rangsangan yang berlebihan.

Jika Anda melahirkan di bidan, maupun di rumah sakit, biasanya sebelum pulang, mereka akan mengajarkan kepada Anda bagaimana cara membedong si kecil. Namun jika Anda masih bingung, atau belum percaya diri melakukannya, Anda bisa melihat video singkat kami mengenai salah satu cara yang baik untuk membedong bayi Anda.

Banyak sekali mitos yang beredar di masyarakat salah satunya mengenai tujuan bedong untuk meluruskan kaki. Keahlian membedong bayi pun dinilai dari “kenceng” tidaknya kain.

Berikut ini beberapa pendapat dokter mengenai bedong bayi dan pengaruhnya terhadap kaki lurus:

1.  Dokter anak yang berpraktik di RSAB Harapan Kita, dr Aditya Suryansyah SpA(K)
“Pembedongan sebenarnya tidak wajib dilakukan karena terbukti tidak ada hubungannya dengan kaki bengkok. Seperti diketahui, suhu di dalam kandungan ibu sekitar 37 derajat Celcius, sedangkan suhu ruangan 27 derajat Celcius. Maka orang zaman dulu membedong. Karena sudah banyak dijual baju hangat dan selimut untuk bayi, maka saat ini tidak perlu membedong bayi,”

2.  dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA (K)
“Pembedongan bertujuan untuk menghangatkan bayi dan bukan untuk meluruskan kaki bayi. Posisi normal kaki bayi memang agak bengkok, sehingga para orang tua tidak perlu khawatir. Bedong terlalu lama sebenarnya justru ‘MEMAKSAKAN’ kaki bayi agar lurus”

3. Pendapat Dokter kandungan DR. dr. Ali Sungkar SpOG
“Saya jelas-jelas tidak setuju bayi dibedong. Bayangkan berapa jam bayi kita harus dibedong, kakinya harus diluruskan. …. Banyak sendi-sendi pada kaki bayi yang harus digerakkan agar tidak kaku dan mengalami pertumbuhan.”

4. Dokter Rinawati Rohsiswatmo
“Ini bukan posisi biologis bayi dalam kandungan. Dalam rahim posisi kaki bayi justru menekuk, begitu juga dengan kedua tangannya. (Bedong) itu menyalahi kodrat.

Berdasarkan pendapat beberapa dokter di atas sudah jelas bahwa Bedong ketat untuk meluruskan kaki bayi : tidak terbukti dan tidak direkomendasikan!

Apa Resiko Bayi Dibedong terlalu Kencang?

Mengutip hasil penelitian seorang orthopedi anak yang dilakukan di Jepang, bedong yang dilakukan terhadap bayi justru mengakibatkan kerusakan parah pada tulang bayi.”

sumber : Sebarkanlah

Iklan