Mau Tahu NIh Ternyata Ada Sadapan KPK Tentang Upaya Kriminalisasi

http://ift.tt/1w8asCp

ad_idzone = “1519790”;
ad_width = “468”;
ad_height = “60”;


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersedia pihak berwenang untuk mengaudit hasil sadapan lembaga antirasuah itu.

Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja pun membantah ada rekaman yang berisi upaya kriminalisasi terhadap Pimpinan KPK nonaktif, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto serta penyidik KPK, Novel Baswedan.

“Yang mempunyai kemampuan untuk mengaudit hasil sadapan KPK adalah orang-orang yang berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo),” jelas Adnan, Senin (8/6/2015).
<!– BEGIN JS TAG – Suaranews.com NEWS INDO Display Rev Share

Menurut dia, hal itu guna menjawab keraguan yang mengatakan KPK sembarangan melakukan penyadapan. “Kami minta diaudit. Tapi, oleh mereka yang punya kompetensi dan kemampuan tidak sembarangan orang, dan hanya dimiliki oleh Menkominfo,” pungkas Adnan.

Seperti diketahui, pada 25 Mei 2015 saat sidang uji materi Pasal 32 ayat 2 Undang-Undang KPK di Mahkamah Konstitusi, Novel mengaku terdapat rekaman yang menunjukkan adanya upaya kriminalisasi, intimidasi dan ancaman terhadap KPK.

Novel menyebut, bahwa rekaman tersebut beisi tentang pembicaraan upaya pelemahan KPK terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan. Dalam rekaman tersebut disebutkan adanya rencana mentersangkakan bukan saja komisioner KPK, tapi juga penyidik dalam kasus Budi Gunawan.

ad_idzone = “1523222”;
ad_width = “300”;
ad_height = “50”;


Sumber : Beritasatu

Iklan