Kapan Jokowi Temui Tokoh di Istana Pakai Kaos Oblong?

http://ift.tt/1w8asCp

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memakai seragam militer saat menemui rombongan pengurus PP Muhammadiyah sangat bersifat politis, terlebih lagi Ketua Umumnya Din Syamsuddin sering mengeluarkan kritikan pedas ke pemerintahan.

Analisis itu disampaikan pengamat politik Ahmad Yazid. “Kalau saya membacanya sangat politis, walaupun pihak Istana sudah mengklarifikasi bahwa Jokowi memakai seragam militer karena tidak sempat ganti baju,” kata Ahmad Yazid kepada intelijen (17/06).

Menurut Yazid, tidak seharusnya sebagai presiden, Jokowi memakai seragam militer menemui tokoh Muhammadiyah maupun lainnya di Istana.
<!– BEGIN JS TAG – Suaranews.com NEWS INDO Display Rev Share

“Bukan hanya tokoh Muhammadiyah. Kalau bertemu dengan seseorang di Istana, Jokowi harus menggunakan pakaian jas, batik atau yang standar. Kalau Jokowi menggunakan seragam militer, rakyat pun menanti Jokowi pakai kaos oblong saat temui tokoh di Istana,” jelas Yazid.

Selain itu, kata Yazid, masyarakat bisa menilai buruk Jokowi yang seorang sipil tetapi suka memakai pakaian militer. “Sangat terlihat sekali, Jokowi ingin menunjukkan bahwa dirinya itu didukung militer dan panglima tertinggi TNI,” papar Yazid.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima para Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah bersama PP Aisyisah yang dipimpin oleh Din Syamsuddin di Istana Kepresidenan, Selasa (16/06).

Ketika menyambut tamunya yang merupakan pengurus organisasi kemasyarakat Islam terbesar kedua di Indonesia, Jokowi masih mengenakan seragam militer lengkap, termasuk atribut baret hijaunya.

ad_idzone = “1523222”;
ad_width = “300”;
ad_height = “50”;


sumber: intelijen

Iklan