Tambah Sableng Aja Jk Ini, Orang Bangunin Sahur Sekarang Malah Di Larang

http://ift.tt/1w8asCp

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau warga untuk tidak membangunkan orang sahur lebih dini selama Ramadhan dengan pengeras suara. Menurut dia, warga sekarang cenderung bisa bangun tepat waktu dengan sendirinya tanpa perlu dibangunkan melalui pengeras suara atau konvoi para remaja.

“Ini kan beda sama zaman dulu. Zaman dulu orang masak dalam tempo berjam jam. Sekarang kan semua orang masak sudah lebih cepat, sudah pakai (kompor) gas, tidak lagi menghidupkan dulu itu tungku, jadi tidak butuh lagi bulan puasa orang bangun jam 01.00 WIB. Sekarang dengan setengah jam sudah bisa siap, jadi tidak usah bangunkan orang lebih awal,” kata JK di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Rabu (17/6/2015).

Usulnya ini bukan tanpa alasan. Selain karena faktor banyaknya bantuan dari teknologi, JK menyebut sebagian besar orang tetap bekerja pagi ini makanya tak perlu bangun tengah malam.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti cara membangunkan orang yang ramai yang dinilai tak jarang mengganggu. Menurutnya, setiap orang bisa menyetel alarm di HP atau beker sehingga tak harus membangunkan orang dengan suara yang keras.

“Hampir semua orang ada handphone, beker yang bisa bangunkan orang. Jadi tentu kegiatan generasi mudah yang membangunkan orang sahur itu iya bagus, tapi waktunya beda-bedalah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim mennilai bahwa cara-cara membangunkan orang untuk sahur harus disesuaikan dengan lingkungannya. Jika di desa masih efektif membangunkan dengan berkeliling kampung, ia menilai hal yang sama tak efektif dilakukan di kota-kota besar.

Lagi pula, menurut dia, warga sekarang tidak perlu lagi bangun terlalu awal untuk mempersiapkan santap sahur selama Ramadhan.
<!– BEGIN JS TAG – Suaranews.com NEWS INDO Display Rev Share

“Jadi, tidak butuh lagi bulan puasa orang bangun pukul 01.00 pagi. Sekarang dengan setengah jam saja sudah bisa siap, jadi tidak usah bangunkan orang lebih awal. Semua juga besok kerja, tentu tidak perlu lagi dibangunkan awal,” tutur Kalla.

Wapres juga kembali meminta agar pengelola masjid tidak menyetel kaset pengajian pada dini hari. Kendati demikian, Wapres mempersilakan warga atau pengelola masjid untuk mengaji melalui pengeras suara.

“Silakan kalau mau mengaji langsung, itu boleh, tetapi jangan pakai kaset. Jangan bilang tidak boleh, mengaji itu boleh, tetapi langsung. Kalau kaset, nanti yang untung pedagang kasetnya saja, orang jadi malas mengaji,” kata dia.

ad_idzone = “1523222”;
ad_width = “300”;
ad_height = “50”;


Sumber: atjehcyber

Iklan